50 tahun sudah LBH Jakarta hadir dan menegakkan pilar gerakan bantuan hukum di Indonesia. Dari penggusuran Simprug (1970), megaproyek TMII (1971), pelarangan penggunaan jilbab di sekolah (1980), pembelaan terhadap buruh migran (2003) sampai ke rekayasa kasus Koko yang mengalami penyiksaan dan salah tangkap (2009), LBH Jakarta terus menjaga nyala api perjuangan para pencari keadilan.

5 tahun terakhir LBH Jakarta juga menjemput keadilan dengan memenangkan beberapa gugatan seperti kasus salah tangkap pengamen Cipulir (2016), penggusuran Bukit Duri (2017) dan class action banjir Jakarta (2021).

Saat ini, ada kasus-kasus serupa yang membutuhkan pendampingan hukum dan membutuhkan dukungan kita semua seperti gugatan bansos yang dikorupsi, teror utang pinjaman online, penangkapan sewenang-wenang massa unjuk rasa dan citizen law suit udara.

Untuk terus menjadi rumah bagi para pencari keadilan, LBH Jakarta tidak bisa berjalan sendiri, proses peradilan membutuhkan biaya yang besar.

Dukungan publik melalui #10000untukKeadilan dapat membantu terlaksananya layanan bantuan hukum untuk masyarakat miskin, buta hukum dan tertindas.

Rp 10.000-mu bisa membantu.

  • LBH Jakarta
    5 Nov 2021
    Kita Menang! Gugatan Polusi Udara DIkabulkan

    Kita menang! Hakim mengabulkan gugatan warga dan menyatakan Presiden RI hingga Gubernur DKI Jakarta melakukan perbuatan melawan hukum atas polusi udara di DKI Jakarta. Hakim juga memerintahkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk melakukan supervisi atas rencana aksi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan mengikutsertakan Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Selengkapnya klik di sini. Dukung terus #10000UntukKeadilan, karena 10000-Mu sangat membantu. Sebar kebaikan ini agar kemenangan semakin banyak kita dapatkan. Selamat, untuk kita semua!

24 Nov 2021

Anonim

Semoga donasi ini membantu

orang
Rp 50.423